Mengapa seorang muslim harus memiliki harta???
Banyak sekali orang yang berfikir bahwa seorang muslim cukup beribadah saja kepada Allah, bahkan ada yang menganggap harta tidak penting sama sekali, padahal Allah lebih menyukai seorang muslim baik yang berharta.
Mengapa seorang muslim harus memiliki harta??
- Agar bisa berinfak dan bersodaqoh lebih dari orang lain.
Seseorang yang memiliki harta yang berlebih, maka dia tidak akan segan-segan mengeluarkan hartanya untuk berinfak dan bershodakoh, dia tidak akan berpikir lagi berapa banyak dia akan bershodakoh, itulah mengapa islam menganjutkan kita untuk menjadi seorang muslim yang berharta.
4 orang sahabat rasulpun adalah muslim yang kaya, yang menginvestasikan kekayaannya untuk kehidupan akhiratnya.
- Muslim dengan harta lebih baik daripada seorang muslim tanpa harta.
Mengapa seorang muslim diwajibkan memiliki harta?
- Agar tidak meminta-minta.
Seorang muslim diwajibkan memiliki harta agar tidak meminta-minta, seorang muslim dilarang meminta-minta, “orang yang suka meminta minta, kelak diakhirat akan bertemu dengan Rabb-Nya dalam keadaan wajahnya yang tanpa daging”
- Agar orang muslim bisa mandiri (tidak boleh menjadi beban)
Seorang muslim tidak boleh menjadi beban terhadap muslim lainnya, karna para Ulama mengklasifikasikan manusia ke dalam 5 golongan
- Manusia haram : orang yang tidak bermanfaat bagi orang lain tapi malah memberikan masalah bagi orang lain.
- Manusia makruh : manusia yang tidak menyakiti, mempersulit, membuat masalah, tetapi menjadi beba bagi orang-orang sekitar dan hidupnya tidak bermanfaat.
- Manusia mubah : manusia yang adanya sama saja dengan tidak adanya “Wujuduhu ka`adamihi”
- Manusia sunnah : manusia yang tisak lagi menyakiti orang lain dan sudah memberikan manfaat kepada yang lainnya
- Manusia wajib : manusia yang tidak hanya bermanfaat bahkan mempersembahkan dirinya untuk kepentingan umat.
Mansia wajib itu adalah orang yang dianggap masih hidup walaupun sudah wafat.
- Agar mempunyai kekuatan untuk lebih banyak beribadah pada Allah
- Tangan di atas lebih baik dari tangan dibawah
Regards,,
Syahidah Rahma Izzatunnisa El-Aisyi
“Muslimah Pejuang Syariah”







